Perkembangan fashion yang berkiprah di Indonesia mengalami peningkatan dalam beberapa dekade terakhir. Hal tersebut didukung dari adanya designer lokal yang semakin potensial, tingkat perekonomian yang membaik, sampai sektor retail yang ikut serta mengalami perkembangan cukup naik.

Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) memegang peran penting dalam perkembangan dunia fashion. Mempunyai program tahunan setiap tahunnya, yaitu Fashion Tendance yang diadakan sejak tahun 1993 hingga saat ini masih terus menjadi suatu acara festival tersendiri. Di acara tersebut, menampilkan sebuah fashion show dimana menampilkan prediksi trend fashion di tahun yang akan datang.

Meskipun trend fashion di Indonesia didominasi dengan style kebarat-baratan, muncul juga gaya khas Indonesia. Jadi baik brand luar atau brand lokal membuat para customer Indonesia memilih mana yang disukainya.

Perubahan fashion di dunia ini pasti terjadi dengan adanya trend-trend yang kita mau pakai sendiri, untuk memudahkan melihat perubahannya, SLM KONVEKSI akan merangkum perubahan fashion dari masa ke masa, sebagai berikut;

  1. Fashion Era 50-an
    Fashion pria terkenal dengan pakaian urban namun tetap modis. Dengan dipengaruhi oleh lagu-lagu Elvis Presley yang menjadikan trendnya dengan sebutan Rock n Roll. Celana panjang ketat tapi cutbray dibagian bawah, kaos oblong plus jaket kulit, biasanya kerah bajunya dinaikkan ke atas menutup leher. Untuk aksesoris, kacamata besar berwarna hitam selalu jadi andalan. Rambut jambul dan kerah lebar menjadi trend di era tahun tersebut. Untuk fashion wanita, poodle skirt atau celana rok lebar menjadi khas, dipadukan dengan kemeja yang dimasukkan untuk mengesankan sisi glamour dan feminim. Mantel pun menjadi style yang terpopuler bersama topi dengan ukuran yang cukup kecil.
  2. Fashion Era 60-an
    Fashion pria dipengaruhi dengan era The Beatles, rambut ala jamur salah satu ciri band legenda tersebut. Kalung manik-manik, celana ujungnya mengecil di atas mata kaki (bahkan model cutbray). Dan kaftan, jubah longgar sebatas betis yang dipopulerkan oleh John Lennon di era 60-an ini. Sedangkan untuk fashion wanita mengenakan rok diatas lutut, sepatu boots serta stocking motif macan tutul. Untuk rok atau terusan dengan motif polkadot dan geometris dari bahan katun, celana ketat, legging, terusan dengan bahan wool.
  3. Fashion Era 70-an
    Fashion di era ini biasa disebut dengan hippies dan retro. Pakaian yang berwarna cerah dan celana lebar (bell bottom). Dan diakhir-akhir munculnya rombongan glam rock dan punk rock, rambut mohawk menjadi andalannya. 
  4. Fashion Era 80-an
    Fashion 80-an style rock seperti Motley Crue, Poison dan Bon Jovi. Skinny jeans yang di mix and match dengan kemeja panjang, jaket kulit, jaket jeans tangan buntung serta ikat pinggang penuh paku. Ikat kepala dan kacamata. Untuk wanita, yang menjadi tren adalah shoulder pads, rok mini, leg warmers, anting besar, fingerless gloves, celana senam, dan baju oversized.
  5. Fashion Era 90-an
    Fashion yang dikenal dengan sebutan Grunge, dengan gaya urakan, perpaduan kaos/flanel dan jeans belel. Adanya juga style band-band metal seperti Metalicca yang memakai kaos hitam-hitam.
  6. Fashion Era 2000-an (masa kini)
    Fashion di era masa sekarang, masih terpengaruh dari era sebelumnya. Ditahun 2000-an awal, gaya hip hop dengan celana gombrong, bandana, dan jaket denim. Lalu, pertengahan 2000 terkenal dengan gaya emo, serba gothic, hingga style rambung poni yang trend saat itu. Kemudian, di tahun 2005-2006 terkenalnya skinny jeans, yang sebelumnya dipelopori oleh grup band The Changcuters. Dan di pertengahan 2008 sampai sekarang, wanita suka memadukan bawahan high waist dengan kaos oversized.

Jadi itu dia perkembangan trend fashion dari masa ke masa menurut kami, kalau kalian bisa memilih, style di era tahun berapa sih yang kalian suka?

Yuk wujudkan style fashion anda di SLM Konveksi.